Manusia Bermoral dalam Islam: Analisis Tentang Hakikat Insani dan Pendidikan Etika
Keywords:
hakikat, Etika, Insan, MoralAbstract
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep manusia bermoral dalam perspektif Islam dengan menitikberatkan pada hakikat insani serta implikasinya terhadap pendidikan etika. Islam memandang manusia sebagai makhluk yang dianugerahi potensi fitrah, akal, dan nurani yang menjadi dasar pembentukan moralitas. Namun, perkembangan sosial dan budaya modern menghadirkan tantangan baru dalam internalisasi nilai-nilai etika Islam, terutama dalam konteks pendidikan formal dan nonformal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), melalui analisis terhadap sumber-sumber primer berupa Al-Qur’an, Hadis, serta karya-karya klasik dan kontemporer dalam bidang filsafat dan pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa hakikat insani dalam Islam mencakup dimensi spiritual, rasional, dan sosial yang saling terintegrasi dalam membentuk kepribadian bermoral. Pendidikan etika Islam tidak hanya berorientasi pada transfer pengetahuan normatif, tetapi juga pada pembiasaan nilai, keteladanan, dan pembentukan karakter melalui proses internalisasi yang berkelanjutan. Dengan demikian, pendidikan etika berbasis nilai-nilai Islam berperan strategis dalam membentuk manusia yang berakhlak mulia, adaptif terhadap perubahan zaman, dan tetap berlandaskan pada prinsip-prinsip ajaran Islam.
Kata kunci: manusia bermoral, hakikat insani, pendidikan etika, akhlak, pendidikan Islam.
Abstract
This study aims to analyze the concept of the moral human being from an Islamic perspective by focusing on the nature of humanity and its implications for ethical education. Islam views human beings as creatures endowed with innate disposition (fitrah), intellect, and conscience, which form the foundation of moral development. However, contemporary social and cultural developments present new challenges to the internalization of Islamic ethical values, particularly within formal and non-formal educational contexts. This study employs a qualitative approach using a library research method through the analysis of primary sources, including the Qur’an, Hadith, and classical and contemporary works in the fields of philosophy and Islamic education. The findings indicate that the nature of humanity in Islam encompasses integrated spiritual, rational, and social dimensions that collectively shape a moral personality. Islamic ethical education is not limited to the transfer of normative knowledge but also emphasizes value habituation, role modeling, and character formation through a continuous process of internalization. Accordingly, ethics education grounded in Islamic values plays a strategic role in shaping individuals of noble character who are adaptable to the demands of modern life while remaining firmly rooted in the principles of Islamic teachings.
Keywords: moral human being, nature of humanity, ethical education, morality, education
Downloads
References
Abdullah, M. Amin. (2012). Islam dan Ilmu Sosial: Rekonstruksi Metodologi Studi Agama. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Abu Bakar M. Yunus, Azmy Hilmani Ahmad Zidqy, & Fajriyah Zulfa Kalimatul. (2024). Mengkaji Hubungan Hakikat dan Pendidikan. Jurnal Sains Student Research, Vol. 2, No. 6, Desember. Surabaya: Universitas Islam Negeri Sunan Ampel.
Al-Attas, Syed Muhammad Naquib. (1993). The Concept of Education in Islam. Kuala Lumpur: ISTAC.
Al-Ghazali. (2000). Ihya’ Ulum al-Din. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.
Azra, Azyumardi. (2012). Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi di Tengah Tantangan Milenium III. Jakarta: Kencana.
Elok Nawangsih & Achmad Ghufran Hasyim. (2022). Hakikat Manusia dalam Konteks Pendidikan Islam. Jurnal Ilmu Pendidikan, Vol. 4, No. 2, hlm. 3034–3044. Yogyakarta: Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga.
Hendri, Irawan. (2019). Hakikat dan Karakteristik Manusia. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga. Diakses dari
https://www.syekhnurjati.ac.id/jurnal/index.php/tarbawi/article/viewFile/11865/4749
Kamus Besar Bahasa Indonesia. (2000). Jakarta: Balai Pustaka.
Kristiawan, M. (2016). Filsafat Pendidikan: The Choice is Yours. Yogyakarta: Valia Pustaka.
Maragustam. (2018). Filsafat Pendidikan Islam Menuju Pembentukan Karakter. Yogyakarta: Pascasarjana FITK UIN Sunan Kalijaga.
Munir. (2017). Pembelajaran Digital. Bandung: Alfabeta.
Nasr, Seyyed Hossein. (2002). The Heart of Islam: Enduring Values for Humanity. New York: HarperCollins.
Nasrullah, Rulli. (2015). Media Sosial: Perspektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Nata, Abuddin. (2014). Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Ramayulis & Mulyadi. (2016). Bimbingan Konseling dan Islam. Jakarta: Kalam Mulia.
Rukiyati & Haryatmoko, P. L. A. (2018). Etika Pendidikan. Yogyakarta: Penerbit ANDI.
Shihab, M. Quraish. (2013). Wawasan Al-Qur’an: Tafsir Maudhu’i atas Pelbagai Persoalan Umat. Bandung: Mizan.
Siregar, A. dkk. (2020). Metodologi Studi Al-Qur’an. Jakarta: Prenadamedia Group.
Sukmadinata, Nana Syaodih. (2015). Pengembangan Kurikulum: Teori dan Praktik. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Tilaar, H. A. R. (2012). Kaleidoskop Pendidikan Nasional. Jakarta: Kompas.
Ulwan, Abdullah Nashih. (2012). Tarbiyatul Aulad fil Islam. Kairo: Dar al-Salam.
Zuhaili, Wahbah. (1986). Ushul al-Fiqh al-Islami. Damaskus: Dar al-Fikr.
Zubaedi. (2011). Desain Pendidikan Karakter: Konsepsi dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan. Jakarta: Kencana.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Pendididikan dan Studi Islam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



