Psikologi Kepribadian Berdasar Pendekatan Tipologi Budaya
Keywords:
Kepribadian, Tipologi Budaya, SprangerAbstract
Abstract
Social and cultural developments in recent years have shown complex changes triggered by advances in digital technology and globalization, thus changing social norms and interaction values. Culture plays a crucial role in personality psychology because it shapes individual thought patterns, attitudes, and behaviors as the foundation of personal and social identity. This study uses a qualitative method with a literature review approach to examine the concept of personality psychology based on cultural typology in depth. Eduard Spranger, a German philosopher and psychologist, views culture as an integrated value system and divides personality into six types based on value orientation: theoretical, economic, aesthetic, religious, social, and political. This concept of two kinds of subjective and objective souls explains how personality is influenced by culture and simultaneously shapes it. Spranger's theory is influential in personality, adolescent, and educational psychology, emphasizing that personality is shaped by cultural value systems as the foundation of society. This study emphasizes the importance of understanding personality through cultural typology to appreciate the complexity of the interaction between individuals and cultural values in an ever- changing global era. A deep understanding of cultural values is crucial in the development of personality theory and its application in contemporary social contexts.
Keywords: Personality, Cultural Typology, Spranger
Abstrak
Perkembangan sosial dan budaya dalam beberapa tahun terakhir telah menunjukkan perubahan yang kompleks yang dipicu oleh kemajuan teknologi digital dan globalisasi, sehingga mengubah norma sosial dan nilai-nilai interaksi. Budaya memainkan peran penting dalam psikologi kepribadian karena membentuk pola pikir, sikap, dan perilaku individu sebagai fondasi identitas pribadi dan sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tinjauan pustaka untuk mengkaji konsep psikologi kepribadian berdasarkan tipologi budaya secara mendalam. Eduard Spranger, seorang filsuf dan psikolog asal Jerman, memandang budaya sebagai sistem nilai yang terintegrasi dan membagi kepribadian menjadi enam tipe berdasarkan orientasi nilai: teoretis, ekonomi, estetika, religius, sosial, dan politik. Konsep dua macam jiwa subjektif dan objektif ini menjelaskan bagaimana kepribadian dipengaruhi oleh budaya dan sekaligus membentuknya. Teori Spranger berpengaruh dalam psikologi kepribadian, remaja, dan pendidikan, menekankan bahwa kepribadian dibentuk oleh sistem nilai budaya sebagai fondasi masyarakat. Penelitian ini menekankan pentingnya memahami kepribadian melalui tipologi budaya untuk menghargai kompleksitas interaksi antara individu dan nilai nilai budaya di era global yang terus berubah. Pemahaman yang mendalam tentang nilai-nilai budaya sangat penting dalam pengembangan teori kepribadian dan penerapannya dalam konteks sosial kontemporer.
Kata Kunci: Kepribadian, Tipologi Budaya, Spranger
Downloads
References
Agama, M. (1998). 2683-2997-1-Pb. 1990, 391–401.
Alwisol. (2018). Psikologi Kepribadian: -. UMMPress. https://books.google.co.id/books?id=ZuB0DwAAQBAJ
https://books.google.co.id/books?id=ZuB0DwAAQBAJ
Egi Prawita, S. P. M. A., Hesty Yuliasari, S. P. M. P. P., & Muhammad Erwan Syah, S. P. M. P. P. (2024). TEORI-TEORI PSIKOLOGI KEPRIBADIAN : Pengantar Keilmuan Psikologi. Feniks Muda Sejahtera. https://books.google.co.id/books?id=sa_-EAAAQBAJ
Febriani, I. S. (2021). Dalam Mewujudkan Masyarakat Madani. 45–62.
Fitriani, S., Dana, T. R., Sari, P., Putri, T. N., & Sa’diyah, H. (2025). Kepribadian Kolektif: Kebudayaan Membentuk Pola Berpikir dan Perilaku dalam Masyarakat. Journal of Education and Culture, 5(2), 1–7. https://doi.org/10.58707/jec.v5i2.1240
Ghaisani, N., Barat, T., Barat, T., & Barat, T. (2024). 22838-73151-1-Pb. 7(2), 368–376.
Halim, K., & Kawedar, W. (2019). Nilai Budaya Dan Mentalitas Mahasiswa Akuntansi. Diponegoro Journal of Accounting, 8(2), 1–12.
Hardiman, F. B. (2004). Filsafat modern: dari Machiavelli sampai Nietzsche. Gramedia Pustaka Utama. https://books.google.co.id/books?id=vyLu5_2tsGYC
Mahanani, N. W., & Rengganis, R. (2021). Gagasan Idealisme Absolut dalam Kumpulan Puisi Asmaraloka Karya Usman Arrumi (Kajian Metafisik Hegel). Sapala, 8(2), 92–102.
Rikianto, J., & Kusnanto. (2022). TIPOLOGI KEPRIBADIAN DAN VARIASI BAHASA SOSIOLEK TOKOH DALAM NOVEL QOD KAFANI KARYA ANIS HILDA INTANI (KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA DAN SOSIOLINGUISTIK) Muhammad. Jurnal Tarbiyatuna, 3(2), 58–66.
Rusmiati, E. (2003). Humanisme Dalam Pemikiran Kejbhuday Aan Sutan Takdir Alisjahbana : Suatu Kajian Filosofis. Universitas Indonesia.
Sari, R. P. (2022). Sosiolek Tokoh Dalam Novel Qod Kafani.
Sunarto, -. (2015). Seni Yang Absolut Menurut G.W.F. Hegel (1770-1831). Imaji, 13(1), 80–93. https://doi.org/10.21831/imaji.v13i1.4050
Yustinus Semiun, O. F. M. (n.d.). Behavioristik: Teori-teori Kepribadian. PT Kanisius. https://books.google.co.id/books?id=qEIHEAAAQBAJ
Zebua, E. K., Waruwu, N., & Santosa, M. (2024). Pengaruh Nilai-Nilai Kebudayaan terhadap Pembentukan Kepribadian Manusia: Tinjauan Psikologi Perkembangan. Scientificum Journal, 1(3), 138–149. https://scientificum.id/index.php/scientificum/article/view/11%0Ahttps://scientificum.id/index.php/scientificum/article/download/11/14
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Pendididikan dan Studi Islam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



