REKONSTRUKSI HISTORIS PERISTIWA NUZULUL QUR’AN:  ANALISIS KRONOLOGI DAN KONTEKS SOSIO-POLITIK ARABIA ABAD KE-7

Authors

  • Siti Aminatul Khotimah UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Author
  • Muh. Habibulloh UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Author

Keywords:

Nuzulul Qur’an, Rekonstruksi historis, Kronologi pewahyuan, Konteks sosio-politik

Abstract

Penelitian ini merekonstruksi peristiwa Nuzulul Qur’an dengan fokus pada kronologi dan konteks sosio-politik Jazirah Arab abad ke-7. Permasalahan yang diangkat adalah adanya variasi dan inkonsistensi dalam narasi klasik mengenai tahapan pewahyuan serta minimnya kajian yang mengaitkan turunnya wahyu secara sistematis dengan dinamika sosial dan politik setempat. Untuk mengatasi persoalan tersebut, penelitian ini menggunakan metode historis-kritis yang menggabungkan kritik sumber (source criticism), analisis tekstual terhadap literatur Sirah dan Ulum Al-Qur’an, serta pendekatan rekonstruksi kronologi berbasis triangulasi data dari dokumen primer dan kajian sekunder. Data dianalisis secara kualitatif melalui prosedur verifikasi kredibilitas narasi, kronologi silang, dan kontekstualisasi sosialpolitikal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pewahyuan awal dapat dipetakan ke dalam tiga fase kronologis yang lebih terperinci dibandingkan pembedaan Makkiyah-Madaniyah tradisional; faktor-faktor sosio-politikal seperti struktur klan, ketegangan perdagangan, dan pembentukan jaringan solidaritas komunal berperan signifikan dalam proses penyebaran dan penerimaan wahyu; serta sejumlah perbedaan antarriwayat sebagian besar dapat dijelaskan oleh tujuan apologetik dan fungsi pedagogis penulis pasca-kekhalifahan. Simpulan penelitian menegaskan bahwa rekonstruksi historis yang berbasis kritik sumber memperkaya pemahaman tentang Nuzulul Qur’an dan merekomendasikan integrasi pendekatan interdisipliner untuk validitas kronologis dan kontekstual dalam historiografi Islam. Kontribusi studi ini meliputi penyediaan kerangka kronologis yang direvisi, penajaman kriteria kritik sumber bagi studi pewahyuan, dan implikasi metodologis bagi disiplin tafsir dan historiografi Islam. Rekomendasi diajukan untuk penelitian lanjut yang menggabungkan arkeologi sejarah material dan studi komparatif regional.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Kamil, Nurhusni. “Literatur Pustaka: Penguatan Setting Sosial Kesejarahan Dalam Memahami Hadis” 2, no. 4 (2023): 31–41.

Mubaidilla, Irfa’i Alfian, and Rafika Hafiza. “Dari Teks Ke Teknologi: Inovasi

Media Pembelajaran Al-Qur’an Di Era Pendidikan Islam Digital.” Tarunaedu:

Journal of Education and Learning 3, no. 2 (2025): 49–59. https://doi.org/10.54298/tarunaedu.v3i2.54.

Mujtahidin, Ahmad. “Konsep Israf Dalam Al-Qur’an Perspektif Tafsir Maqasidi.”Skripsi Program Studi Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Dan Pemikiran Islam Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2024.

Ridwan, M K. “… For Paper FUAH IAIN Purwokerto 28 April 2016

Kontekstualisasi Etika Muslim Terhadap The Others; Aplikasi Pendekatan Historis-Kritis Atas Al-Quran.” No. April, no. April (2016): 1–18.

Rosyad, Sabilar, and Muhammad Alif. “Hadis Di Era Digital: Tantangan Dan Peluang Penggunaan Teknologi Dalam Studi Hadis.” Jurnal Ilmu Agama:

Mengkaji Doktrin, Pemikiran, Dan Fenomena Agama 24, no. 2 (2023): 185–97. https://doi.org/10.19109/jia.v24i2.18979.

Sari, Dian; Sapa, Nasrullah. “Pewahyuan Al- Qur’an ; Menelusuri Historis Turunnya Al- Qur’an” 2, no. 1 (2025): 1–15.

Siregar, Muhammad Shulbi Alhadi; Saleh, Idris; Harahap, Abdul Aziz. “Pergeseran Makna Al-Qur’an: Analisis Ayat-Ayat Al-Qur’an Dan Hadis Ditinjau Dari Tafsir Tematik” 2, no. 4 (2023): 31–41.

Downloads

Published

19-01-2026

How to Cite

REKONSTRUKSI HISTORIS PERISTIWA NUZULUL QUR’AN:  ANALISIS KRONOLOGI DAN KONTEKS SOSIO-POLITIK ARABIA ABAD KE-7. (2026). Jurnal Pendididikan Dan Studi Islam, 1(01), 62-73. https://journal.ranufa.com/index.php/PISI/article/view/7