Screaning Plagiarism

Kebijakan Pemeriksaan Plagiarisme

Jurnal Pendidikan dan Studi Islam berkomitmen untuk menjunjung tinggi integritas akademik dan etika publikasi ilmiah. Seluruh naskah yang dikirimkan ke jurnal ini akan melalui pemeriksaan plagiarisme guna memastikan orisinalitas dan kualitas akademik.

Proses Pemeriksaan

  1. Setiap naskah yang masuk akan diperiksa menggunakan perangkat lunak pendeteksi plagiarisme (seperti Turnitin atau perangkat sejenis).
  2. Pemeriksaan plagiarisme dilakukan sebelum proses penelaahan (peer review).
  3. Editor dapat melakukan pemeriksaan tambahan sebelum atau setelah proses review, apabila diperlukan.

Batas Toleransi Kemiripan

  • Indeks kemiripan maksimal adalah 20%.
  • Tingkat kemiripan dari satu sumber tidak boleh melebihi 5%.
  • Kutipan yang disertai rujukan yang benar, daftar pustaka, dan istilah akademik umum tidak dihitung dalam persentase kemiripan.

Jenis Plagiarisme

Jurnal ini mengidentifikasi beberapa bentuk plagiarisme, antara lain:

  • Plagiarisme langsung: menyalin teks tanpa mencantumkan sumber.
  • Plagiarisme diri (self-plagiarism): menggunakan kembali karya sendiri yang telah dipublikasikan tanpa pengakuan yang jelas.
  • Plagiarisme mosaik: parafrase dengan perubahan minimal tanpa rujukan yang memadai.
  • Plagiarisme data: penggunaan atau manipulasi data penelitian tanpa izin.

Tindakan Editorial

Naskah yang terindikasi melanggar kebijakan plagiarisme akan ditangani sebagai berikut:

  • Di bawah batas toleransi: naskah dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya.
  • Plagiarisme ringan: penulis diminta untuk melakukan revisi dan mengirim ulang.
  • Plagiarisme berat: naskah ditolak.
  • Plagiarisme pascapublikasi: artikel dapat ditarik kembali (retracted) sesuai pedoman COPE.

Tanggung Jawab Penulis

Penulis bertanggung jawab sepenuhnya atas keaslian naskah dan wajib memastikan seluruh sumber dirujuk secara benar sesuai standar akademik.

Standar Etika

Jurnal ini mengikuti pedoman etika publikasi dari Committee on Publication Ethics (COPE). Segala bentuk plagiarisme dianggap sebagai tindakan tidak etis dan tidak dapat diterima.