Peran para perawi dalam mendorong kodifikasi Hadist
Keywords:
kodifikasi hadist,, peran perawi, pelestarian riwayatAbstract
Kodifikasi hadis merupakan salah satu fase penting dalam sejarah perkembangan ilmu hadis, yang mengubah tradisi periwayatan lisan menjadi sistem pembukuan yang lebih terstruktur. Artikel ini membahas peran para perawi dalam mendorong proses kodifikasi hadis pada masa awal Islam hingga periode pembentukan kitab-kitab hadis klasik. Melalui metode penelitian kepustakaan (library research) dan pendekatan historis, tulisan ini mengkaji kontribusi para perawi dalam menjaga keautentikan hadis, termasuk kegiatan hafalan, seleksi riwayat, pencatatan pribadi (shahifah), serta penyusunan kompilasi hadis awal. Artikel ini juga menyoroti faktor-faktor yang memengaruhi munculnya kebutuhan kodifikasi, seperti meluasnya wilayah Islam, meningkatnya jumlah perawi, serta kekhawatiran terhadap hilangnya riwayat akibat wafatnya generasi sahabat dan tabi’in. Hasil kajian menunjukkan bahwa para perawi memegang peran sentral tidak hanya sebagai transmitter, tetapi juga sebagai agen verifikasi dan pelestarian riwayat yang secara langsung mendorong terbentuknya tradisi kodifikasi hadis. Dengan demikian, peran mereka menjadi fondasi bagi penyusunan karya-karya hadis yang menjadi rujukan penting dalam studi Islam hingga masa kini.
Downloads
References
Afdhal. “Metodologi Kritik Hadis dalam Perspektif Ilmu Musthalah dan Jarh wa Ta‘dil.” Al-Dzikra: Jurnal Ilmu Hadis 9, no. 2 (2021): 120–135.
Aisyah, Nur. “Sejarah Pertumbuhan dan Perkembangan Hadis: Masa Nabi Hingga Masa Pembukuan Hadis.” Majalah Ilmiah Maarif.
https://jurnal.penerbitdaarulhuda.my.id/index.php/MAJIM/article/download/4380/4630
Azami, M. M. Studi tentang Sastra Hadis Awal. Indianapolis: American Trust Publications, 1977.
Aziz, Abdul. “Teknik Periwayatan Hadis: Pengertian, Bentuk, Syarat dan Metode Periwayatan.” Majalah Ilmiah Maarif 6, no. 1 (2025): 22–35. https://jurnal.penerbitdaarulhuda.my.id/index.php/MAJIM/article/download/4385/4636
Bahri, Asep Samsul. “Historiografi Kodifikasi Hadis.” Al-Thiqah: Jurnal Ilmu Hadis. https://ejurnal.stiuda.ac.id/index.php/althiqah/article/download/86/63
Goldziher, Ignaz. Studi Muslim, Jilid 2. London: Allen & Unwin, 1971.
Juynboll, G. H. A. Tradisi Muslim: Studi tentang Kronologi, Asal-usul, dan Kepengarangan Hadis Awal. Cambridge: Cambridge University Press, 1983.
Kaharuddin, dan Syafruddin. “Peran Sahabat dalam Merekonstruksi Keberadaan Hadis Nabi.” Jurnal Studi Hadis dan Sirah 7, no. 1 (2022): 23–40. https://media.neliti.com/media/publications/540427-none-31edd5aa.pdf
Khairunnas, Heri. “Tinjauan Historis Ilmu Hadis dan Kodifikasinya.” Dirayah: Jurnal Ilmu Hadis 2, no. 1 (2019): 45–60.
Kharlie, Ahmad Tholabi. “Kodifikasi Hadis: Menelusuri Fase Penting Sejarah Hadis Nabawi.” Refleksi: Jurnal Filsafat dan Pemikiran Islam 5, no. 1 (2005): 67–82.
Natsir, M. “Sejarah Kodifikasi Hadis dan Relevansinya dalam Studi Hadis Kontemporer.” Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat 4, no. 2 (2023): 88–101.
Rohmah, Umi Nuriyatur. “Sejarah Penghafalan Hadis pada Masa Nabi, Sahabat dan Tabi’in.” Risalah: Jurnal Ilmiah (STIQ Walisongo), 2024: 1–20. https://ejournal.stiqwalisongo.ac.id/index.php/Risalah/article/download/1080/267/2588
Rozi, Muhammad Fahrur. “Periwayatan Hadis Nabi (Tahammul wa Ada’) dan Ilmu Jarh wa Ta’dil.” El-Sunnah: Jurnal Kajian Hadis dan Integrasi Ilmu 3, no. 2 (2023): 150–168. https://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/elsunnah/article/download/19798/7169
Yunitasari, Riska. “Masa Kodifikasi Hadits: Meneropong Perkembangan Ilmu Hadits pada Masa Pra-Kodifikasi hingga Pasca Kodifikasi.” Ar-Risalah: Media Keislaman, Pendidikan dan Hukum Islam 18, no. 1 (2020). https://ejournal.iaiibrahimy.ac.id/index.php/arrisalah/article/view/980
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Pendididikan dan Studi Islam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



